Petiga Kehidupan Article Series, REZEKI DARI TEMPAT TIDAK TERDUGA

Uncategorized

Petiga Kehidupan Article Series, REZEKI DARI TEMPAT TIDAK TERDUGA

By Hari ‘Soul’ Putra

(Soul Motivator, CEO Sa’i Center & Praktisi P3K)

Seorang tukang memperbaiki tas sedang termenung di tokonya di sudut pasar, terbayang beberapa waktu lalu dia menerima order pembuatan tas dalam skala besar.  Saat itu masa anak – anak masuk sekolah, mereka baru selesai liburan dan menyambut tahun pelajaran baru.  Pagi itu ketika dia dan beberapa temannya sedang mengerjakan pembuatan tas, datang seorang kakek – kakek, meminta tolong memperbaiki tas cucunya yang sedang rusak.  Ketika sang kakek selesai menyampaikan maksudnya, dengan entengnya dia menolak untuk memperbaiki tas tersebut, dikarenakan lebih fokus untuk mengerjakan pesanan tas dalam jumlah banyak.  Dengan wajah kecewa, sang kakek pulang untuk tidak akan pernah datang kembali.

Setelah semua pembuatan tas selesai dan dia menerima upah yang lumayan, kembali lelaki tersebut ke pekerjaannya semula, memperbaiki tas yang rusak.  Entah kenapa, setelah dia menerima order yang besar, permintaan akan perbaikan tas menjadi menurun.  Padahal yang menopang agar dapur keluarganya bisa ngebul, yakni dari perbaikan tas, yang walau hasilnya tidak seberapa, bisa dikatakan cukup buat makan anak istri sehari – hari.

Dalam ketermenungannya, teringat dia akan wajah sang kakek yang minta diperbaiki tas cucunya.  Baru sadar dia, dia telah mengabaikan rezeki yang datang.  Merasa menyesal ketika sedang terpuruk, menzholimi orang yang membutuhkan bantuannya.

 

Mitra sejati, berapa banyak dari kita, dalam mencari rezeki yang halal, terkadang menganggap remeh rezeki kecil ketika mendapatkan rezeki besar. Pada waktu kita belum mendapat rezeki yang besar, kita selalu berdo’a minta di datangkan rezeki yang besar, ketika rezeki yang besar datang, rezeki yang kecil kita  tinggalkan.

Coba kita lihat sejenak ilustrasi di bawah ini, ketika kita menerima rezeki kecil dan kita bersyukur, sang rezeki kecil berkata “Wahai rezeki besar, engkau datanglah kepada bapak tukang tas tersebut, beri dia kegembiraan, karena dengan rezeki kecil seperti aku saja, dia bersyukur”.

Karena permintaan sang rezeki kecil, maka rezeki yang besar datang menghampiri.  Tetapi ketika teman rezeki kecil datang menghampiri si tukang tas, lalu oleh tukang tas tersebut di tolak, maka rezeki kecil tadi, melapor kepada temannya yang jadi rezeki besar. “Wahai temanku rezeki besar, karena saya di tolak oleh tukang tas tersebut, mohon engkau pergi jauh – jauh dari si tukang tas, karena rezeki kecil seperti aku ini saja dia tolak, apalagi engkau” tambahnya.

Jika sudah seperti itu kejadiannya, maka siap – siaplah sang tukang tas untuk tidak menerima rezeki besar lagi.

Kira – kira seperti itulah ilustrasi datangnya sebuah rezeki.

Mitra sejati, bahwasanya persoalan kematian, jodoh dan rezeki adalah misteri yang tidak pernah kita ketahui.  Tetapi lewat pengalaman dan panduan dari langit, kita bisa kategorisasikan menjadi tiga.  Mari kita bahas satu persatu kategorisasi rezeki itu :

1.    Rezeki Mutlaq

Rezeki ini diberikan kepada makhluk hidup di alam semesta.  Seperti kita ketahui, seekor burung yang terbang dalam keadaan lapar, lalu pulang sore hari dalam keadaan kenyang.  Seekor cicak di dinding, binatang darat yang merayap, makanannya adalah nyamuk, binatang bersayap yang bisa terbang.  Jika kita katakan tidak masuk akal, tetapi begitulah kenyataannya.  Apalagi manusia yang diberi akal dan budi oleh Allah SWT, tentunya untuk menjemput rezeki bukanlah hal yang terlalu sulit.

2.    Rezeki yang diusahakan

Jika rezeki pertama buat semua makhluk hidup di alam semesta, maka rezeki kedua, tentu tingkatannya lebih tinggi, yaitu kadar kuantitasnya.  Artinya makhluk yang berusaha atau berikhtiarnya lebih tinggi, tentulah akan mendapatkan rezeki yang lebih banyak ketimbang makhluk hidup lainnya.  Jika seekor burung pulang dalam keadaan kenyang, tentu berbeda, dengan seekor burung yang memiliki tanggung jawab harus memberi makan anak istrinya.  Jika seorang manusia memiliki kadar tanggung jawab yang besar, tentulah effort/usahanya harus lebih besar.  Seperti dalam pepatah Arab, manjaddah wajjadah, siapa yang berusaha dia akan mendapatkan apa  yang diusahakan.  Tanpa memandang latar belakang suku, agama, ras dan antar golongan, seseorang yang berusaha lebih keras, tentulah mendapatkan hasil yang lebih baik.

3.    Rezeki dari tempat tidak terduga

Jika rezeki pertama dan rezeki kedua masuk dalam wilayah sosial, maka rezeki yang ketiga ini masuk wilayah spiritual.  Jika rezeki pertama dan rezeki kedua bermain dalam dataran mikro dan makro kosmos, maka rezeki ketiga ini masuk dalam dataran MAHA kosmos.  Pada rezeki yang ketiga ini, harus saya katakan, banyak muncul keajaiban – keajaiban yang di luar nalar logika manusia.

Beberapa contoh yang mungkin pernah kita alami, ketika kita membutuhkan uang buat biaya bersalin istri yang melahirkan secara caesar, ada seorang teman jauh, datang memberikan uangnya dengan ikhlash kepada kita.  Ketika kita butuh biaya masuk sekolah anak, ada seorang dermawan menginfakkan uangnya buat kita dan banyak contoh – contoh yang lainnnya.

Pertanyaannya, bagaimana mendatangkan rezeki dari tempat yang tidak terduga, selain dengan totalitas tawakal dan taqwa dengan di iringi usaha halal yang profesional.  Pancinglah rezeki dari tempat tidak terduga dengan membuat infrastrukturnya terlebih dahulu.  Jika kita ingin memiliki mobil, buatlah garasinya terlebih dahulu, persoalan kapan diberi mobilnya hanya Allah SWT yang tahu, yang penting kita sudah memiliki SIM A-nya, bisa mengendarai mobil dan mencari brosurnya.   Insya Allah keajaiban rezeki dari tempat tidak terduga akan terjadi.

Begitupun ketika kita bermimpi naik haji, buatlah pasportnya terlebih dahulu, siapakan infrastruktur diri, sudah layakkah kita di mata Allah SWT untuk memenuhi panggilannya? Jika sudah sia – siaplah menerima rezeki dari tempat tidak terduga.

Wallahu ‘alam bissawab

Salam PETIGA KEHIDUPAN!

www.p3kcheckup.com (Pembicara-Penulis-Pengembang Komunitas),

www.p3checkup.wordpress.com & di FB : petiga kehidupan

 

NB 1 : Jika anda suka artikel ini, silakan share ke teman FACEBOOK dan BLOG Anda. Terima Kasih.

Info Buku :

1. 21 langkah menuju soul entrepreneur sejati, jalan menuju kaya 3 dimensi (Buku pertama dari 3logi P3K), P3K Check Up Publishing, Jakarta

2. 18 decision for soul theraphy (Seri buku kehidupan), P3K Check Up Publishing, Jakarta

Informasi produk dan pemesanan buku pada Petiga Karir dan bisnis sms center : 0815 1999 4916.

NB 2 : Alhamdulillah sejak Paket Buku sy dilaunching, kamis 23 Sept ’10, berdatangan pesanan dari dalam dan luar Jakarta. Terima kasih kepada rekan-rekan&Sahabat FB atas support materi, pikiran&Do’anya. Semoga mendapat kabarakahan hidup rekan-rekan&Sahabat FB sekalian. Utk info lebih lanjut silahkan utk sms ke 0815 1999 4916.Syukran www.p3kcheckup.com

 

Iklan